Massachuset-Meteor kuno yang ditemukan di bumi bisa memberikan petunjuk baru, bagaimana kondisi saat tata surya mulai terbentuk dan memecahkan misteri bagaimana planet-planet termasuk bumi tercipta.
Potongan tiga meteor yang disebut angrite yang umurnya termasuk tertua, diteliti oleh ilmuwan di Massacushet Institute Technology (MIT)Benjamin P Weiss. Hasil penelitian asisten professor di ilmu planet jurusan bumi, atmosfer dan planet ini beserta lima sejawatnya dipublikasikan di Science edisi Oktober.
Analisa menghasilkan kejutan. Planet yang seperti kita kenal saat ini, terbentuk karena debu dan potongan batu di sekitar matahari terkumpul membentuk karang yang sangat besar, saat sistem tata surya mulai terbentuk. Obyek yang memiliki inti lebih dari 160 km ini akhirnya terlalu besar untuk hancur.
Pembentukan planet dari kumpulan pecahan bebatuan ini disebut planetesimal. Proses penggabungan materi ringan semacam silika dengan materi yang lebih berat semacam baja kemudian menjadi inti, mulai menghasilkan daya tarik atau gravitasi.
“Hingga sekarang, masih menjadi pemikiran umum bahwa planetesimal mirip dengan asteroid yang terdapat pada sistem matahari sekarang yang kemudian membentuk planet dari materi sejenis bebatuan yang tidak pecah. Kini kami menyadari bahan-bahan yang membentuk planet adalah planet mini, ditambah kulit dan jaket serta inti,” kata Weiss.
Penemuan ini mungkin akan mengubah teori bagaimana planet terbentuk. Ini sekaligus bisa memiliki implikasi, bagaimana berbagai macam mineral yang ada di bumi membentuk bagian kulit, mantel dan inti bumi.
“Selama 10 tahun terakhir pengertian kita tentang awal pembetukan sistem tata surya berdasarkan apa disebut revolusi mini, berdasarkan analisa geokemistri. Di penelitian kami menggunakan teknik geofisika untuk melakukan ujicoba,” kata Weiss.
Beberapa batu meteor yang diteliti diperkirakan hanya 34 juta tahun setelah keberadaan sistem tata surya yang diperkirakan 4.568 juta tahun lalu. Dengan menunjuk pada inti utamanya yang memiliki daya tarik 20 hingga 40% sekuat di bumi saat ini.
Weiss mengatakan, meteor kuno bisa memberikan data seperti hard disk komputer model lama. Meteor kuno masih tetap menyimpan rekaman tentang sejarah saat tata surya mulai ada dan terbentuknya planet.

0 comments:
Posting Komentar